Senin, 25 November 2013

tugas softskill_Analisis laporan keuangan PT Indofood



Profil Perusahaan PT Indofood
Perusahaan didirikan dengan nama PT Panganjaya Intikusuma berdasarkan Akta Pendirian No.228 tanggal 14 Agustus 1990yang diubah dengan Akta No.249tanggal 15 November 1990 dan yang diubah kembali dengan Akta No.171 tanggal 20 Juni 1991, semuanya dibuat dihadapan Benny Kristanto, SH., Notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C2-2915.HT.01.01Th.91 tanggal 12 Juli 1991, serta telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.579, 580dan 581 tanggal 5 Agustus 1991, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.12 tanggal 11 Februari 1992, Tambahan No.611.
Perseroan mengubah namanya yang semula PT Panganjaya Intikusuma menjadi PT Indofood Sukses Makmur, berdasarkan keputusan Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham yang dituangkan dakam Akta Risalah Rapat No.51 tanggal 5Februari 1994 yang dibuat oleh Benny Kristianto, SH., Notaris di Jakarta.


Perseroan adalah produsen mi instan yang meliputi pembuatan mi dan pembuatan bumbu mi instan serta pengolahan gandum menjadi tepung terigu. Fasilitas produksi untuk produk mi instan terdiri dari 14 pabrik yang tersebar di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi, sedangkan untuk bumbu mi instan terdiri dari 3pabrik di pulau Jawa dan untuk pengolahan gandum terdiri dari 2pabrik di Jakarta dan Surabaya yang didukung oleh 1 pabrik kemasan karung tepung di Citereup.


Alamat : Gedung Ariobomo Sentral Lantai 12 Jl. H.R. Rasuna SAid X-2 Kav. 5 Jakarta 12950
Telepon : (021) 522 8822
Faksimili : (021) 522 6014.

Produk dan layanan:
Indomie, sarimi, supermi, kecap indofood, promina, SUN dan bumbu kaldu indofood.



·         Aspek RatioLikuiditas
Aspek Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahan  dalam hal membayar kewajiban jangka pendek yang telah jatuh tempo.Jadi ratio likuditas merupakan indicator yang menunjukkan apakah perusahan memiliki masalah dalam arus kas atau tidak, Alat ukur yang sering digunakan dalam menganalisis yaitu :
A.    Current Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya denga menggunakan aktiva lancar yang dimiliki .
Current Ratio = Aktiva Lancar  x 100 %
                              Hutang Lancar
B.  Cash Ratio menunjukkan kemampuan perusahan untuk membayar hutang jangka pendek dengan kas yang ada dan surat berharga lain yang dapat segera diuangkan.
Cash Ratoi =  Kas + Surat berharga  x 100 %
                             Hutang Lancar
C.    Quick Ratio Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Quick Ratio  = Aktiva Lancar  - Persediaan x 100 %
                                         Hutang Lancar


·         Aspek Ratio Solvabilitas
Merupakan suatu alat untuk menunjukkan kemampuan perusahan untuk memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahan tersebut dilikuidasikan, baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang.

A.    .TotaL  Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas) Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukka kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya . Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Hutang Lancar + Hutang Jangka Panjang  x 100 %
                                                                          Modal Sendiri
B. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva ) Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total  Deb to Total Asset Ratio  =   Total Hutang  X 100 %
                                                            Total Aktiva
C.     Equity to Total Asset Ratio , rasio ini membandingkan antara modal sendiri dengan total aktiva. Rasio ini mengukur kemampuan total aktiva untuk memenuhi kebutuhan akan modal sendiri perusahan.
 Equity to Total Asset Ratio =         Modal Sendiri x 100 %
                                                            Total Aktiva
·         Aspek Ratio Profitabilitas
Ratio Profitabilitas merupakan  rasio untuk menilai kemampuan perusahan dalam mencari keuntungan, rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektifitas manajemen suatu perusahan. Alat ukur yang dilakukan adalah profit margin, Return on investment ( ROI ), Gros profit.
Analisis perhitungan Ratio Profitabilitas sebagai berikut :
a.      Net Profit Margin Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan. Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :

Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak  x 100 %
                                   Penjualan Bersih
b. ROI Return on Equity ( ROE ) untuk mengukur laba bersih sesudah pajak dengan modal sendiri.
ROE =  Laba bersih setelah pajak x 100 %
                     Total  Aktiva
c. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor) Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor  x 100 %
                                       Penjualan 



Minggu, 03 November 2013

tugas softskill_tulisan bebas : tentang "Tips Mudah Menjaga Jantung Agar Selalu Sehat"




Tips Mudah Menjaga Jantung Agar Selalu Sehat

Hai sahabat, tips kesehatan. jantung merupakan organ yang sangat vital yang dimiliki oleh manusia. Ketika jantung sudah berhenti berdetak, bisa dipastikan nyawa kita sudah terpisah dari raga kita. Bagi sebagian besar manusia tentu menginginkan jantungnya selalu sehat. Dengan melakukan berbagai usaha untuk menyehatkan jantung. Menjaga jantung agar tetap sehat merupakan kewajiban setiap individu. Lalu bagaimana menjaga jantung agar tetap sehat...???

      Oleh karena itulah, tips kesehatan kali ini akan mengetengahkan sebuah artikel yang berkaitan dengan jantung. Sahabat, tips kesehatan. Berikut ini Tips menjaga jantung agar tetap sehat :
  1. Bagi anda yang memiliki kebiasaan merokok. Maka mulai dari sekarang berhentilah dari kebiasaan yang tidak menyehatkan tersebut. Perlu anda ketahui, perokok memiliki peluang sangat besar mengalami serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak memiliki kebiasaan merokok sama sekali.
  2. Usahakan mengurangi konsumsi garam yang berlebihan. Karena bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi. Sehingga mampu meningkatkan serangan jantung koroner.
  3. Rajin dan tingkatkan intensitas berolahraga teratur setiap pagi. Dalam hal ini, bisa dengan berjalan atau berlari santai selama setengah jam atau lebih.
  4. Berbagai masalah yang memusingkan pikiran anda bisa berpengaruh terhadap kesehatan jantung anda. Usahakan meluangkan waktu menonton acara tv yang berisi komedi. Agar anda bisa tertawa lepas dan menenangkan pikiran anda.
  5. Anda juga bisa menyempatkan diri untuk berlibur atau bertamasya ke suatu tempat yang menyenangkan. sehingga bisa menyegarkan pikiran anda yang juga berdampak sangat baik pada kesehatan jantung anda.
  6.  Anda sebaiknya mengurangi atau bahkan tidak minum-minuman yang mengandung alkohol. Ini dikarenakan minuman beralkohol mampu merusak otot jantung anda.
  7. Makanlah buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak mengandung berbagai vitamin yang dibutuhkan jantung anda seperti bayam, buah alpukat serta kacang-kacangan serta kurangi makanan yang memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi.

tugas softskill_tulisan bebas : cerpen' tentang "Tak Ada Prediksi Sukses Namun Masih Ada Jalan"




Suatu saat mungkin kau akan merasakan rasa ini, ketika kau telah menjadi orang yang gagal dan tak mampu bangkit lagi. Ketika semua orang tak menganggapmu ada, ketika semua orang tak ada yang peduli akan kehidupanmu.
That`s was all of my experience for being a poor person but that was then I realize that I can do all by myself don`t care about what they say, don`t care about themselves. And then I think that my mom wasn’t care about me too she always care about my cousins that`s all.
From it, I learned how to be a smart person without care about them. From it, I call myself to be a strong woman and a strong person I won’t give up on my journey. Aku bahkan tak peduli apa kata keluarga ku sendiri yang penting aku dapat tetap berdiri tegak dan aku dapat menjalani takdir ku aku dapat belajar tentang apa yang aku belum pahami dan sejak itulah gaya belajar ku berubah 360 derajat, aku rasa inilah kesempatan ku untuk maju dan maju.
Ternyata memang allah memberikan yang terbaik sesuai kriteria otakku aku mendapat banyak sanjungan dari para guru guru ku di sekolah baru ini walau aku sedikit merasa aku lah yang terpandai aku tak boleh sombong aku harus berada pada jalanku menuju target dan impian-impian manis ku.
Soal siapa yang akan jadi pemenangnya, itu hanyalah urusan belakang sekarang hanyalah urusanku dengan otakku dan Allah. Biar orang berkata aku tak bisa, aku hanya perlu optimis dan berharap semoga memang jalan itu ada. Jalan menuju hidup yang lebih baik tanpa ada halangan dan lecehan dari orang-orang sekitar.
Jujur aku telah bosan dengan mereka, sesungguhnya mereka hanyalah orang-orang yang merugi karena tak pernah memanfaatkan waktu mereka dengan hal-hal yang lebih baik. Aku hanyai ingin menunjukkan kepada kalian semua bahwa mimpi-mimpi ku akan terwujud suatu hari dan omongan kalian hanyalah sebuah omong kosong.
Mungkin kau pun juga akan tak percaya bahwa suatu saat nanti aku akan sukses tapi, aku akan buktikan pada kalian kesuksesanku nanti. sebelumnya, aku adalah orang yang sulit disuruh belajar, malas, tukang rebut. Sejak kegagalanku ini, aku berubah. Dan akan terus berubah.

Cerpen Karangan: Anisa Catteleya

tugas softskill_persaingan antara 2 perusahaan



PERSAINGAN BISNIS ANTARA INDOVISION DENGAN PARABOLA

Ketika Indovision pertama kali berdiri pada Agustus 1988, pelanggan masih sangat minim dan program yang ditawarkan terbatas. Bisnis televisi dikuasai siaran berbasis teknologi terestrial, tentu saja pemain utama kala itu adalah TVRI.

Pesaing nyata Indovision di masa-masa awal adalah teknologi parabola. Hanya dengan membeli pemancar berbentuk piringan di atas rumah, konsumen dapat menikmati tayangan televisi internasional gratis.
Peruntungan Indovision berubah pada 1994, ketika pemerintah memberi hak eksklusif penggunaan sistem transmisi satelit Palapa C-2. Seiring dengan itu, sinyal parabola diacak, khusus untuk saluran premium Amerika Serikat, misalnya CNN, Discovery Channel, atau ESPN.

Pelanggan mulai bertambah, namun penetrasinya baru di kota-kota besar. Memasuki abad 21, perkembangan Indovision semakin signifikan. Melalui payung PT MNC Sky Vision, Harry Tanoe melebarkan sayap, dengan mendirikan Top TV. Saluran berbayar yang lebih murah biaya paketnya dibanding Indovision.
Perusahaan itu lantas menjadi pemain utama bisnis TV berbayar di Indonesia. Per Desember 2012, MSKY mampu menjaring lebih dari 1,72 juta pelanggan dengan pertumbuhan rata-rata per bulan lebih dari 50.000 pelanggan, mayoritas di kota-kota besar.
Indovision tidak lama sendirian. Perusahaan pelat merah PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) menyusul berikutnya dengan meluncurkan TelkomVision. Awalnya memakai sistem kabel ketika berdiri pada 1997, selanjutnya, televisi berbayar ini turut memanfaatkan potensi satelit.

Pertumbuhan pelanggan pun semakin besar. Kini, Telkom pun memperbesar ceruk pasar anak usahanya tersebut. Untuk pelanggan dari kalangan menengah ke bawah, tersedia Yes TV, sementara untuk pengguna premium disediakan Groovia TV.
Jagat TV berbayar Indonesia sempat ramai ketika Astro TV dari Malaysia masuk gelanggang. Namun pada 2008, televisi itu mengalami kebangkrutan. Biang masalahnya konflik internal antara Astro All Asia Networks dan DirectVision selaku pemilik Astro Nusantara, terkait masalah lisensi dan penguasaan saham.
Selain Astro, beberapa pengusaha yang coba-coba menyaingi Indovision dan TelkomVision turut berguguran. Di antaranya adalah PentaVision dan Centrin TV.
Sekilas persaingan di bisnis TV berbayar Indonesia sangat ketat. Padahal sebetulnya penetrasi pelanggan masih terlalu rendah. Penonton TV di Tanah Air mayoritas masih menyaksikan siaran gratis dari televisi nasional.
Berdasarkan riset Media Partners Asia, penetrasi TV berbayar pada 2012 di India mencapai 83 persen dari total rumah tangga, Singapura 81 persen, China 54 persen, sedangkan Indonesia masih sangat kecil yakni 7 persen.

Karena itu, keputusan VIVA terjun ke bisnis TV berbayar akan memanaskan persaingan kembali. Meski pada prinsipnya ceruk pasar masih sangat besar.
Direktur Utama VIVA Erick Thohir belum mengumumkan nama televisi berbayar ini. Tapi dia yakin, produk yang akan menjadi televisi ketiga dari perseroan setelah ANTV dan TVOne ini akan segera diluncurkan.
"Tahun ini kami memang tengah fokus untuk pay TV," ujarnya usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) VIVA di di Studio ANTV, Komplek Rasuna Epicentrum, Jakarta, Rabu (5/6).
Menurutnya, perseroan juga menyiapkan anggaran USD 10 juta untuk menunjang kinerja perseroan melalui free to air yang selama ini menjadi fokus bisnis perseroan.
"Dengan adanya peluncuran ini diharapkan menjaring pelanggan bisa mencapai 300.000 orang di awal semester 2014," ungkapnya.

Dana Bakrie untuk ekspansi ke bisnis TV berbayar ini berasal dari anggaran belanja modal 2013 sebesar USD 40 juta. Ditambah pinjaman USD 80 juta dari Deutsche Bank.
Keputusan ini jelas berani, pasalnya utang kelompok Bakrie secara keseluruhan masih besar. Belum lagi, performa VIVA tak terlalu oke. Terbukti, perseroan mencatat saldo laba ditahan yang negatif sekitar Rp 290 miliar dari neraca tahun lalu. Karena itu, VIVA tidak bagi-bagi keuntungan tahun ini.
Komisaris Utama VIVA, Anindya Bakrie, menuturkan tidak adanya pembagian dividen untuk kebaikan perseroan. "Saat ini posisi kami memang kurang tepat untuk membagikan dividen karena kami ingin melihat Viva berkembang terlebih dahulu," ujarnya kemarin.
Masalahnya, VIVA tidak sendirian. Di hari yang sama saat Erick Thohir mengumumkan rencana terjun ke bisnis TV berbayar, Chairul Tanjung yang juga pemilik Trans TV dan Trans 7, sudah langsung bergerak aktif.
CT, panggilan akrab Chairul, menggandeng TelkomVision. Telkom berperan sebagai penyedia infrastruktur, sedangkan CT Corpora miliknya akan menyediakan konten layanan.
"Bersama Telkom, kami berkomitmen untuk memajukan industri TV berbayar bagi masyarakat Indonesia melalui TelkomVision," kata Chairul kemarin saat peresmian kerja sama dengan Telkom.
Alhasil, bisnis TV berbayar menjadi arena pertarungan berbeda dari tiga konglomerat media yang selama ini sudah saling bersaing.
Siapa yang akan tumbang, siapa jadi pemenang, publik masih harus menunggu sampai beberapa waktu ke depan.

Kesimpulan :
Dari analisa kedua perusahaan tersebut, saya menyimpulkan bahwa perusahaan Indovision adalah perusahaan yang paling bagus di bandingkan Parabola. Karena Indovison lebih luas jangkauannya hingga ke Luar Negeri. Sedangkan, Parabola jangkauannya hanya di daerah saja.

http://www.merdeka.com/uang/viva-ikut-terjun-persaingan-tv-berbayar-makin-panas.html