Senin, 30 Juni 2014

MENYIAPKAN PRESENTASI DENGAN MULTIMEDIA



Pendahuluan

            Presentasi di kalangan akademisi merupakan salah satu kegiatan pokok yang secara rutin dilakukan baik di depan kelas dalam kuliah maupun di hadapan peserta seminar, lokakarya, pelatihan dan kegiatan pertemuan ilmiah lainnya. Presentasi yang baik tentunya harus dapat menyampaikan isi dan maksud dari yang dipresentasikan ke tujuan presentasi dengan tepat dan efisien. Untuk keakuratan data, angka, gambar, konsistensi presentasi, bentuk-bentuk tampilan yang mudah dimengerti, keindahan dan lain-lain maka bantuan komputer dalam menyiapkan presentasi sekarang ini sudah merupakan kebutuhan, bahkan mungkin sudah merupakan keharusan. Banyak program-program aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat presentasi antara lain seperti: Microsoft Powerpoint, Freelance Graphics for Windows, dan Harvard Graphics. Bahkan program aplikasi seperti MS Excel for Windows, Lotus 123 for Windows, dan masih banyak lagi program lain yang dilengkapi kemampuan membuat presentasi grafik.
            Paper ini akan membahas Microsoft Powerpoint for Windows sebagai salah satu program aplikasi dalam menyiapkan presentasi, khususnya dengan multimedia. Microsoft Powerpoint adalah aplikasi penyusun presentasi terpopuler saat ini dimana Powerpoint terbaru adalah Powerpoint 97 for Windows 95. Powerpoint ini didukung secara penuh oleh fasilitas Windows 95 seperti nama file yang panjang, multitasking, drag and drop, scrap dan lain-lain.
            Kunci utama untuk dapat menyajikan presentasi dengan baik adalah persiapan yang matang. Persiapan yang matang mencakup banyak hal, misalnya penguasaan materi yang akan dipresentasikan, persiapan fisik penyaji termasuk penampilan dan juga persiapan peralatan yang akan digunakan. Dalam pembahasan ini hanya akan diuraikan tentang penyiapan materi yang akan dipresentasikan dan persiapan peralatan yang diperlukan. Lebih khusus lagi adalah penyiapan materi presentasi dengan menggunakan teknologi informasi modern dalam hal ini teknologi multi media.
            Dalam rangka menyajikan presentasi multi media kita perlu mempersiapkan dan melakukan beberapa langkah misalnya: penyiapan materi atau isi presentasi, persiapan perangkat keras, persiapan perangkat lunak, pembuatan presentasi multi media, persiapan akhir dan penyajian presentasi.

PENYIAPAN MATERI

            Konsep materi atau isi presentasi sebelumnya perlu dipersiapkan pada secarik kertas untuk memudahkan kita dalam membuat presentasi dengan program MS-Office Power Point. Pada bagian ini Anda perlu memperhitungkan waktu yang tersedia untuk menyampaikan presentasi, siapa yang akan mendengarkan dan menyaksikan presentasi serta untuk tujuan apa Anda melakukan presentasi. Untuk bagian ini Anda sebagai pembuat konsep presentasi lebih mengetahui apa yang akan disajikan.

Penyiapan Perangkat Keras atau Peralatan
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk presentasi multi media adalah:
    • Komputer. Jenis komputer yang dibutuhkan untuk keperluan ini minimal harus mampu menjalankan program Windows (lebih baik kalau Windows 95) dan tidak terlalu lambat kalau menjalankan program MS-Office Power Point versi terbaru. Untuk itu setidaknya diperlukan processor 486 dan RAM minimal 8 MB. Akan lebih baik lagi jika komputer yang digunakan memiliki fasilitas Sound Card dan loud speaker sehingga efek suara dapat pula terdengar oleh peserta presentasi.
    • DataShow. DataShow yang diperlukan lebih baik jika DataShow dari tipe yang tidak memerlukan lagi perangkat OHP (Over Head Projector). Jadi sebaiknya pilih DataShow atau LCD Projector yang hanya perlu dihubungkan dengan komputer untuk langsung menyorotkan data ke layar. Untuk keperluan ini ada beberapa merek yang terkenal antara lain misalnya INFOCUS.
    • Layar. Kebutuhan akan layar untuk memproyeksikan data agar dapat dilihat oleh seluruh peserta presentasi sangat mendukung. Untuk itu diperlukan sebuah layar yang cukup lebar dan mudah diatur posisinya. Sebenarnya menyorotkan data ke dinding tembok pun cukup memadai, namun ada kalanya kita kesulitan mendapatkan posisi yang cocok agar tayangan dapat dilihat dengan jelas oleh seluruh peserta termasuk oleh penyaji.

Perangkat keras untuk presentasi 

1. Mouse

            Mouse komputer adalah suatu benda yang dicolokkan ke dalam lubang di belakang computer anda dan digunakan sebagai penunjuk dan peng-klik dalam menggunakan komputer. Dan alat ini di sebut mose karena bentuknya mirip dengan tikus, kecil, dapat di geser dan di gerakan.
            Fungsi mouse Selain menggerakkan cursor, mouse juga di lengkapi dengan tombil klik kanan dan kiri yang digunakan sebagai pengganti ENTER dan fungsi select pada keyboard, misalnya pada klik kiri mouse pada keybord digunakan fungsi tab atau panah arah untuk menavigasi menu halaman, untuk fungsi enter pada keyboard pada mouse biasanya di guankan klik 2 kali.

  2. Keyboard

          Keyboard adalah alat untuk menuliskan perintah melalui aksara dan angka ke dalam layar monitor yang sebelumnya perintah tersebut diolah secara elektronis oleh Central Processing Unit (CPU).
            Dalam mengoperasikan komputer sebuah keyboard memiliki peranan sangat penting, bahkan tanpa keyboard sebuah PC belum bisa dibilang satu unit komputer, karena sebuah komputer terdiri dari PC, keyboard, mouse, monitor, UPS, dan perangkat pendukung lainnya.
            Bentuk masukan berupa papan ketik keyboard terbagi dua jenis, yaitu tipe standart ( 88 keys ) dan tipe extended ( 101 keys ). Kedua jenis ini mempunyai kemampuan yang sama. Untuk pemasangan keyboard ke dalam CPU.

  3. Laser Pointer

          Laser pointer atau penunjuk laser merupakan suatu alat yang membantu manusia tentang di mana laser berada. Hal ini mirip dengan fungsi mouse pointer. Tetapi disangsikan bahwa mouse dan laser memiliki kemiripan.
Ditemukan kelemahan laser pointer, yaitu baterai yang mudah habis. tentu saja dari ukurannya bisa terlihat bahwa kapasitasnya kecil. Karena itu banyak produsen meningkatkan kemampuannya dengan baterai lithium dan menyertakan alat charge.        
            Tetapi tindakan ini tidak populer karena ukurannya terlalu besar. Bahkan beberapa produsen bertindak berlebihan dengan menyertakan mesin genset. Tindakan bodoh ini dinilai telah merusak nilai kepraktisan laser pointer.
  
 4. Monitor

           Monitor adalah suatu tipe data abstrak yang dapat mengatur aktivitas serta penggunaan resource oleh beberapa thread. Ide monitor pertama kali diperkenalkan oleh C.A.R Hoare dan Per Brinch-Hansen pada awal 1970-an.     Monitor terdiri atas data-data private dengan fungsi-fungsi public yang dapat mengakses data-data tersebut. Method-method dalam suatu monitor sudah dirancang sedemikian rupa agar hanya ada satu buah method yang dapat bekerja pada suatu saat. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar semua operasi dalam monitor bersifat mutual exclusion.
.
5. Project

            Projector adalah aplikasi stand-alone dari sebuah mevie yang kita buat pada director. Proyektor juga dapat di gunakan untuk media presentasi.
Pico Projector merupakan Proyektor yang paling kecil yang pernah ada di dunia. Karena komponen dari alat ini sangatlah sederhana yang hanya terdiri dari 3 laser utama yang menggunakan tekonologi laser LED, kemudian MEMS CHIP , optik dan elektronika lainnya. Bila proyektor biasa (konvensional ) menggunakan jutaan cermin yang tersusun dalam sebuah cip (digital micromirror devices) untuk membentuk sebuah gambar, tetapi PicoP ini hanya memproyeksikan satu cermin berukuran mikroskopis saja yang tersusun dalam sebuah Chip.


  6. Notebook

          Notebook itu bentuknya mungil dan tentunya ringan untuk dijinjing. Dengan berat yang tidak lebih dari 1.5 Kg (rata-rata 1Kg), maka Netbook sangat cocok bagi anda yang sering bepergian, selain itu daya tahan baterai dari Netbook rata-rata mencapai 4-8 jam untuk sekali charge, jadi kemanapun anda pergi tak perlu khawatir kehabisan baterai (lowbet). Bandingkan dengan laptop yang hanya tahan selama 3 jam dengan berat 4kg – 5kg.
            Notebook’ ini digunakan untuk memasarkan komputer portabel yang ukurannya lebih kecil daripada laptop. Lama kelamaan semua produsen memiliki jajaran produk yang dinamai ‘notebook’, mungkin karena pengguna pertama “laptop”, istilah tersebut tidak menjadikannya sebagai merk dagang. Pada perkembangannya, istilah “laptop”, sepertinya lebih popular di sebut dengan istilah “notebook” karena komputer ini bisa dilipat layaknya buku atau majalah. Dan “laptop” menjadi tidak relevan karena lebih banyak orang bekerja dengan laptop di taruh di atas meja daripada meletakkannya di pangkuan, kecuali kondisi yang tanpa meja.


 7. Papan Tulis Interaktif

           Papan tulis interaktif adalah papan tulis digital yang memiliki layar sensitif bila disentuh dan bekerja mirip dengan sistem komputer, karena papan tulis ini dapat menyimpan informasi yang pernah ditulis diatasnya. Papan tulis interaktif adalah salah satu aplikasi teknologi layar sentuh (touchscreen).
            Papan tulis interaktif banyak digunakan sebagai media presentasi. Teknologi papan tulis interaktif memungkinkan terjadinya perekaman presentasi dan pengoreksian apabila terjadi kesalahan. Papan tulis interaktif juga dapat melakukan ”Presentasi Konferensi”, yaitu presentasi yang dapat berlangsung bersamaan di dua lokasi atau lebih. Dalam Presentasi Konferensi, pengoreksian terhadap presentasi yang berlangsung dapat dilakukan melalui media Papan Tulis Interaktif.

Minggu, 29 Juni 2014

Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh



Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh




Buah kurma (Phoenix dactylifera) merupakan tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix. Bagi negara yang mayoritas penduduknya muslim termasuk Indonesia, sudah tidak asing dengan buah yang satu ini. Buah kurma sering dikonsumsi sebagai manisan, terutama pada bulan puasa. Tidak tahu pasti asal pohon kurma ini berasal, namun banyak menyakini bahwa pohon kurma berasal dari bantaran sungai Nil.

Di Indonesia, buah kurma banyak dijual di pinggir-pinggir jalan sampai pusat oleh-oleh. Walaupun buah kurma kecil hanya tidak lebih dari buah biji nangka, namun buah kurma kandungan nutrisinya sangat banyak. Berikut kandungan buah kurma.
Kandungan Buah Kurma

Zat Gizi
Kadar
 Zat Gizi
Kadar
Kalsium
52 mg
Protein
2,35 gms
Lemak
0,43 gms
Vitamin A
90 UI
Fiber/serat
2,4 g
Vitamin B1
93 mg
Karbohidrat
75 g
Vitamin B2
144 mg
Asam Nikotinat
2,2 mg
Kalium
667 mg
Magnesium
50 mg
Besi
1,2 mg
Tembaga
2,4 mg
Biotin
4,4 mikrog
Zinc
1,2 mg
Asam folic
5,4 mikrog
Sulfur
14,7 mg
Asam Askorbat
6,1 mg
Sodium
13 mg
Niasin
2 mg
Khlorida
271 mg
Kobalt
1,9 mg
Glukosa
38,5 gms
Fruktosa
35,5 gms
Fosfor
63 mg
Beta karoten
5 mcg
Energi
323 kal



Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh 
Buah kecil yang berbentuk oval ini memiliki banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah manfaat buah kurma bagi kesehatan tubuh.
  1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
Buah kurma bermanfaat untuk memperkuat tulang, mencegah osteoporosis dini, dan memperkuat gigi. Hal ini  karena buah kurma mengandung mineral, selenium, mangan, magnesium, dan tembaga yang merupakan bagian penting dari pertumbuhan tulang yang sehat dan gigi kuat. Buah kurma sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang lanjut usia dan mereka yang sudah memiliki pengeroposan tulang meski masih muda.
  1. Mengurangi reaksi alergi
Buah kurma dapat mengurangi reaksi alergi. Karena buah kuno yang telah ada sejak abad ke-5 sebelum Masehi mengandung sulfur organik. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa senyawa sulfur organik berdampak positif pada sekitar 23 juta orang di Amerika yang mengalami alergi musiman.
  1. Proses pembekuan darah
Buah kurma dapat bermanfaat dalam proses pembekuan darah. Hal ini karena buah kurma kaya akan kandungan vitamin K dan vitamin B-kompleks. Vitamin B-kompleks seperti vitamin B-6 (piridoksin), niacin, asam pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam mengatur metabolisme karbohidrat, lemak, dan juga protein.
  1. Baik untuk saraf dan otak
Buah kurma mengandung nutrisi dan vitamin yang terbaik bagi kesehatan dan fungsi saraf. Kalium yang terkandung dalam buah kurma merupakan bahan untuk meningkatkan sistem saraf yang lebih responsif dan sehat. Aktivitas otak dapat meningkat, dapat lebih berpikir cepat, dan menjaga tetap fokus dalam menghadapi suatu masalah.
  1. Mengatasi anemia
Penyakit anemia disebabkan karena kekurangan zat besi. Zat besi menjadi suatu komponen hemoglobin dalam sel darah merah dan menentukan kapasitas oksigen pembawa darah. Buah kurma mengandung zat besi karena sebanyak 0,90 milligram atau 100 gram per buah kurma (sekitar 11 persen AKG).
  1. Mencegah stroke
Kurma juga dapat bermanfaat untuk mencegah stroke. Hal ini dikarenakan kurma dapat menghilangkan sebagian kolesterol jahat yang dapat menyebabkan stroke. Sangatlah dianjurkan untuk mengkonsumsi buah kurma.
  1. Mencegah jantung koroner
Kalium yang terkandung dalam kurma merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu untuk mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah.
  1. Melancarkan buang air
Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma dapat bermanfaat untuk melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi. Selain itu, kandungan dalam kurma juga bermanfaat untuk memperlancar salurang pembuangan air kecil dan mencegah penyakit kencing batu serta prostat.
  1. Menjaga kesehatan mata
Buah kurma kaya akan kandungan vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin yang menjaga kesehatan mata karena mengandung anti oksidan. Vitamin A juga dapat memelihara kelembaban dan menguatkan penglihatan mata.
  1. Energi
Inilah alasan mengapa dianjurkan berbuka puasa dengan buah kurma. Hal ini karena kurma kaya akan kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kurma dapat menjadi makanan ringan, terutama ketika Anda sedang merasa lesu.
  1. Mengatasi sembelit
Kurma mengandung serat yang tinggi. Serat tinggi tersebut juga terdapat pada makanan lainnya, seperti oatmeal. Serat tinggi bermanfaat untuk membantu proses pencarnaan agar lebih lancar. Cara menggunakan kurma sebagai obat sembelit, pertama rendam kurma semalaman dengan air matang. Pada waktu paginya makan kurma hasil rendaman tersebut. Meminum air bekas rendamannya juga bermanfaat untuk mengatasi sembelit.

Kamis, 26 Juni 2014

tugas softskill_Kebijakan Pemerintah Kredit Usaha Rakyat (KUR)



Kebijakan Pemerintah Kredit Usaha Rakyat (KUR) 

Adalah Kredit untuk pembiayaan usaha produktif segment mikro, kecil, menengah, dan koperasi yang layak / feasible namun belum bankable untuk modal kerja dan/atau kredit investasi melalui pola pembiayaan secara langsung maupun tidak langsung (linkage) yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Kredit dengan kriteria sebagai berikut:
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan/kredit program dari pemerintah
  • UMKMK yang sedang menerima kredit konsumtif dari perbankan : Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Kendaraan Bermotor, Kartu Kredit, dan Kredit Konsumtif lainnya diperbolehkan menerima KUR
Fitur kredit :
  • Limit kredit :
    1. KUR langsung (individu) maksimal Rp. 500 Juta
    2. KUR tidak langsung
      • Pola Excuting
Maksimal Rp. 2 Milyar per lembaga Linkage dan maksimal Rp. 100 Juta per end user
      • Pola Channeling
Sesuai daftar nominatif end user dengan limit kredit per end user s/d Rp. 500 Juta
  • Jenis Kredit : investasi dan atau modal kerja
  • Jangka waktu kredit :
    1. KMK maksimal 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 6 tahun
    2. KI maksimal 5 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 10 tahun
    3. KI perkebunan tanaman keras maksimal 13 tahun dan tidak dapat diperpanjang
Persyaratan :
  • Dokumen legalitas pemohon, misalnya : KTP, Kartu Keluarga
  • Dokumen legalitas usaha, misalnya : NPWP, SIUP, SKDU
  • Fotocopy rekening giro/tabungan 6 bulan terakhir
Sasaran program KUR adalah kelompok masyarakat yang telah dilatih dan ditingkatkan keberdayaan serta kemandiriannya pada kluster program sebelumnya.Harapannya agar kelompok masyarakat tersebut mampu untuk memanfaatkan skema pendanaan yang berasal dari lembaga keuangan formal seperti Bank, Koperasi, BPR dan sebagainya.Dilihat dari sisi kelembagaan, maka sasaran KUR adalah UMKMK (Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi). Sektor usaha yang diperbolehkan untuk memperoleh KUR adalah semua sektor usaha produktif.

  Mekanisme Pelaksanaan KUR

Mekanisme pelaksanaan KUR dapat digambarkan dalam skema berikut ini :
      Mekanisme penyaluran KUR terdiri dari:
  1. Langsung dari Bank Pelaksana ke UMKMK
  2. Tidak langsung, melalui lembaga linkage dengan pola executing
  3. Tidak langsung, melalui lembaga linkage dengan pola channeling
 Tujuan Penyaluran Kredit Usaha Rakyat 
  
Tujuan program KUR adalah mengakselerasi pengembangan kegiatan perekonomian di sektor riil dalam rangka penanggulangan dan pengentasan kemiskinan serta perluasan kesempatan kerja. Secara lebih rinci, tujuan program KUR adalah sebagai berikut :
  • Mempercepat pengembangan sektor riil dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK)
  • Meningkatkan akses pembiayaan dan mengembangkanUMKM & Koperasi kepada Lembaga Keuangan
  • Sebagai upaya penanggulangan atau pengentasan kemiskinandan perluasan kesempatan kerja
Ada tiga pilar penting dalam pelaksanaan program ini KUR, diantaranya :
  1. Pemerintah, yaitu Bank Indonesia (BI) dan Departemen Teknis (Departemen Keuangan, Departemen Pertanian, Departemen Kehutanan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Perindustrian, dan Kementerian Koperasi dan UKM). Pemerintah berfungsi membantu dan mendukung pelaksanaan pemberian berikut penjaminan kredit.
  2. Lembaga penjaminan yang berfungsi sebagai penjamin atas kredit dan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan.
  3. Perbankan sebagai penerima jaminan berfungsi menyalurkan kredit kepada UMKM dan Koperasi. Bertindak sebagai lembaga penjaminan dalam program ini adalah PT. (Persero) Asuransi Kredit Indonesia (PT. Askrindo) dan Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo). Sedangkan pihak ketiga yaitu Bank Penyalur terdiri dari enam Bank Umum dan tiga belas Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Keenam Bank Umum penyalur KUR sampai saat ini adalah :

-     Bank BRI,
-     Bank Mandiri,
-     Bank BNI,
-     Bank BTN,
-     Bank Syariah Mandiri dan
-     Bank Bukopin.

Adapun 13 BPD penyalur KUR diantaranya adalah :

-     Bank Nagari,
-     Bank DKI,
-     Bank Jatim,
-     Bank Jateng,
-     BPD DIY,
-     Bank Jabar Banten,
-     Bank NTB,
-     Bank Kalbar,
-     Bank Kalteng,
-     Bank Kalsel,
-     Bank Sulut,
-     Bank Maluku dan
-     Bank Papua.
K      Kelebihan Kredit usaha rakyat terhadap UKM ( Usaha Kecil Menengah)

KUR sendiri diperuntukkan untuk membantu pembiayaan yang dibutuhkan oleh UKM untuk mengembangkan kegiatan usahanya.Sedangkan Manfaat KUR bagi Pemerintah adalah  tercapainya percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UKM dalam rangka penanggulangan / pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja serta pertumbuhan ekonomi. Program KUR diperuntukan untuk masyarakat yang ingin berwirausaha dari usaha kecil dan menengah. Pemerintah bekerja sama dengan dengan beberapa jumlah bank di Indonesia dengan tingkat suku bunga yang berbeda di tiap banknya. Namun tidak semua bank di Indonesia yang dapat menyalurkan kredit usaha rakyat.  UKM harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing baik secara keunggulan komparatif maupun keunggulan kompetitif  untuk bersaing dalam perdagangan bebas dengan melakukan proses produksi dengan produktif dan efisien,menghasilkan produk yang sesuai dengan frekuensi pasar global dengan standar kualitas.

Peranan UKM dalam perekonomian Indonesia adalah sentral, namun kebijakan pemerintah maupun pengaturan yang mendukungnya sampai sekarang dirasa belum maksimal. Hal ini dapat dilihat bahkan dari hal yang paling mendasar seperti definisi yang berbeda untuk antar instansi pemerintahan. Demikian juga kebijakan yang diambil yang cenderung berlebihan namun tidak efektif, hinga kebijakan menjadi kurang komprehensif, kurang terarah, serta bersifat tambal-sulam.

Beberapa kelemahan dan kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan penyaluran KUR.
 
Pertama, yang paling menonjol dan kasat mata adalah masih sering terjadi penyaluran yang kurang tepat sasaran. Terdapat beberapa kasus, dimana KUR diberikan kepada pengusaha yang sebetulnya tidak terlalu membutuhkan pinjaman KUR. Justru pengusaha yang sangat membutuhkan sulit mengaksesnya lantaran tidak adanya hubungan emosional/kekerabatan dengan sang pejabat/petugas bank pelaksana (BRI, BNI, BTN, Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin).
Kedua, pihak bank pelaksana seringkali memberikan syarat agunan tambahan dan mematok bunga di atas 24%. Padahal KUR jelas tanpa agunan karena ia sendiri telah dijaminkan oleh pemerintah kepada PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan Sarana Pengembangan Usaha (SPU) sebesar Rp 1,4 triliun. Contohnya adalah ada beberapa bank pelaksana yang mensyaratkan debiturnya untuk menyerahkan sertifikat tanah/rumah maupun BPKB mobil/motor. Sementara bunga KUR sudah ditetapkan pemerintah maksimal 16% per tahun.
Ketiga, proses pencairannya lambat dan terkesan berbelit-belit administrasinya. Ada kecurigaan bahwa prinsip “kemudahan” dan “kecepatan” pada KUR diselewengkan alias tidak diindahkan oleh pihak bank pelaksana. Pihak bank masih saja terjebak pada persyaratan adminsitrasi yang berbelit dan waktu pengucuran yang sangat lama. Padahal UMKM memerlukan akses yang cepat dan tidak berbelit.
Dan keempat, penyaluran KUR disinyalir tidak merata ke seluruh segmen penerima, alias ada segmen tertentu yang menjadi penikmat terbesar sementara segmen yang lain tidak. Segmen pengusaha menengah dan koperasi yang jumlahnya minoritas, misalnya, malah menjadi penikmat terbesar. Sedangkan segmen pengusaha mikro dan kecil yang mayoritas justru menjadi penikmat terkecil. Populasi UMKM di Indonesia saat ini berjumlah sekitar 50 juta unit, terdiri dari 47.702.310 unit usaha mikro, 2 juta unit usaha kecil, dan 120.000 unit usaha menengah. Adapun koperasi berjumlah 144.527 unit.

IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi BRI Unit Godean 1 Jl. Jae Sumantoro No. 2 Pandean Sidoluhur, Godean, Sleman,Yogyakarta )
Penelitian dengan judul Implementasi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi BRI Unit Godean 1 Jl. Jae Sumantoro No. 2 Pandean Sidoluhur, Godean, Sleman, Yogyakarta) ini bertujuan : a) untuk mengetahui latar belakang dilaksanakannya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program kredit usaha rakyat (KUR) oleh BRI unit Godean 1. b) untuk mengetahui dan mengkaji pelaksanaan program kredit usaha rakyat oleh BRI dalam pemberdayaan masyarakat terhadap usaha mikro kecil dan menengah. Populasi penelitian adalah nasabah KUR BRI unit Godean 1 mulai tahun 2008-2010 dari jumlah 311 orang nasabah KUR yang tergolong dalam 9 macam sektor usaha diambil 10 orang nasabah KUR sebagai perwakilan dari 9 macam usaha yang diberi kredit KUR oleh BRI unit Godean 1. Subyek difahami sebagai orang yamg menjadi informan penelitian dan merupakan sumber data dalam penelitian. Subyek diambil secara sengaja (purposive sampling). Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara : a) wawancara yakni percakapan langsung dan tatap muka (face to face) dengan maksud tertentu. b) observasi yakni proses pengambilan data yang dilakukan dengan cara pengamatan secara sistematis terhadap obyek yang diteliti. c) dokumentasi yakni teknik untuk pengumpulan data berdasarkan pada dokumentasi yang ada pada daerah penelitian dan mempunyai relevansi dengan obyek penelitian. Berdasarkan analisis terhadap pelaksanaan program KUR dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat oleh BRI unit Godean 1 dapat disimpulkan bahwa : a) BRI unit Godean 1 sudah melaksanakan program dari pemerintah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kredit usaha rakyat. b) program KUR oleh BRI unit Godean 1 berpotensi prospek kedepan khusus masyarakat Godean yang menjadi nasabah KUR di BRI unit Godean 1.

Analisis dan Kesimpulan:

Dalam analisis saya tentang Kredit Usaha Rakyat yang merupakan kebijakan yang di tetapkan oleh pemerintah ini, jika ada pertanyaan dikatakan berhasil atau tidaknya? Menurut saya tidak berhasil, saya mengatakan ini karna terdapat bukti-bukti yang konkret dari beberapa sumber.
Pertama, yang paling menonjol dan kasat mata adalah masih sering terjadi penyaluran yang kurang tepat sasaran. Terdapat beberapa kasus, dimana KUR diberikan kepada pengusaha yang sebetulnya tidak terlalu membutuhkan pinjaman KUR. Justru pengusaha yang sangat membutuhkan sulit mengaksesnya lantaran tidak adanya hubungan emosional/kekerabatan dengan sang pejabat/petugas bank pelaksana (BRI, BNI, BTN, Mandiri, Bank Syariah Mandiri, Bank Bukopin).
Walau terdapat beberapa keunggulan dalam kebijakan KUR, akan tetapi kebijakan ini tidak di jalankan semestinya, karna pada hakikatnya kedit usaha rakyat ini seharusnya di peruntukan bagi masyarakat kecil. Dan pada kenyataannya kredit usaha rakyat bisa dinikmati juga oleh alangan menengah atas.

SARAN
  • Saran saya adalah, perlu perhatiannya dari pemerintah untuk menangani masalah ini, khususnya dalam hal penanggulangan atau pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja agar lebh mengalami prospect yang baik. Dan juga dalam hal pemetaan siapa saja yang berhak untuk menikmati kredit usaha rakyat ini yang sesungguhnya di peuntukan bagi kalangan bawah.

SUMBER :
http://digilib.uin-suka.ac.id/5573/